Guru Ngaji adalah profesi mulia yang mengemban misi agung dalam menyebar luaskan  Al-Qur’an sebagai  pedoman hidup yang membimbing masyarakat menuju keselamatan dunia akherat. Keberhasilan guru ngaji dalam proses pembelajaran dapat  ditinjau dari dua segi, yakni segi proses dan segi hasil. Dari segi proses, guru ngaji dapat disebut berhasil, apabila mampu melibatkan secara aktif sebagian besar santrinya dalam proses pembelajaran. Sedangkan dari segi hasil, guru ngaji dikatakan berhasil apabila proses pembelajaran yang dilakukannya mampu mengembangkan kretifitas para santri sekaligus mampu memberikan perubahan perilaku pada sebagian besar santri yang menjadi lebih baik. Maka dari itu pada tanggal 05 Juni 2018 bertempat di Balai Musyawarah Desa juga mengadakan pembahasan tentang “ TATA CARA MENDIDIK ANAK SECARA ISLAMI” yang disampaikan oleh Drs. Warman, M.Sy sebagai penyuluh Fungsional Agama Islam.

Tujuan Peningkatan Kapasitas Guru Ngaji/TPA/MDA adalah Menciptakan generasi Qur’ani yang tangguh dalam berkontribusi bagi kemajuan peradapan manusia termasuk didalamnya kemajuan dunia modern. Guru ngaji membawa misi agung dan profesi luhur, maka meskipun di zaman modern sekarang ini yang mana dalam segala hal di ukur dengan materi, namun posisi guru ngaji tetap prestis dan agung dihadapan Alloh SWT.

Dalam rangka pelaksanaaan Kegiatan tentang Peningkatan Kapasitas Guru Ngaji/TPA/MDA pada tanggal 05 Juni 2018 pukul 13.00-16.00 WIB, bertempat di Balai Musyawarah Desa Ganeas.

Kegiatan Peningkatan Kapasitas Guru Nagji/TPA/MDA ini di biayai oleh APB Desa Tahun Anggaran 2018 sebesar 3.650.400.

Kegiatan ini dinarasumburi oleh Drs. Warman, M.Sy selaku Unsur dari Penyuluhan dan Moh. Husni Y selaku Unsur dari Kantor KUA .

Peningkatan kapasitas Guru Ngaji/TPA/MDA

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *