Berdasarkan keterangan dari Sesepuh warga Desa Ganeas sudah ada pada tahun 1812 saat pemerintahan Bupati Kusuma Dinata IX / Pangeran Surya Dinata IV / Pangeran Kornel. Nama Desa Ganeas Berasal dari sebuah nama yaitu Gan dan Ea artinya” Gan” adalah Juragan dan “ Ea” adalah bayi (Bahasa Sunda lemes dari orok).
Secara geografis Desa Ganeas merupakan salah satu desa dari delapan desa yang berada di Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang Propinsi Jawa Barat Mempunyai luas wilayah sekitar 195,4 Ha.Secara tipologi termasuk dalam kategori persawahan dengan kondisi alam perbukitan dan memiliki keitnggian 350 di atas permukaan laut
Desa ganeas memiliki batas wilayah sebagai berikut :
- Sebelah Utara : BANTARMARA, Kec. Cisarua
- Sebelah Selatan : SUKAWENING
- Sebelah Timur : SUKALUYU
- Sebelah Barat : CIKONENG
Secara Administratif terbagi menjadi empat dusun yaitu :
Dusun I Terdiri dari wilayah Tegalpanjang dan Gansent,
Dusun Ganeas II Dusun Babakan dan Kp. Kebon,
Dusun Ganeas III Dusun Ganeas Tengah dan
Dusun IV Dusun Ganeas Kidul
Desa Ganeas terdiri dari 8 Rukun Warga dan 28 Rukun Tetangga
8Jumlah Penduduk : 4.695 Jiwa, 1.659 KK
- Laki-laki : 2.390Jiwa
- Perempuan :2.305 Jiwa
Sebagian besar penduduk Desa Ganeas menggantungkan kehidupannya di sektor pertanian dan juga jasa dengan mata pencaharian utama penduduknya yaitu buruh terdiri dari buruh tani dan buruh harian lepas.
Profil Pemerintahan Desa Ganeas
Semenjak berdirinya Desa Ganeas sudah mengalami 13 kali pergantian kepemimpinan. Terhitung dari tanggal 23 Desember 2020 Desa Ganeas dipimpin oleh Bapak Raip Hidayat yang terpilih menjadi Kepala Desa Periode 2020-2026
Dalam menjalankan pemerintahannya Bapak Raip Hidayat dibantu oleh Perangkat desa dengan susunan sebagai berikut :
- Sekretaris Desa : Suryatna
- Kaur Pemerintahan : Yani Haryani
- Kaur Ekbang : Rudi Darmawan
- Kaur Kesra : Aan Raswati
- Kaur Keuangan : Pitri Wahyuni
- Kaur Pelayanan : Nuraeni
- Kepala Dusun I : Dede Ahmad Mulyana
- Kepala Dusun II : Nugraha Iskandar
- Kepala Dusun III : Krysna Shandhy K
- Kepala Dusun IV : Mamat Rahmat
Selain dibantu oleh perangkat dalam menjalankan tugasnya kepala desa juga bermitra dengan Badang Permusyawarata Desa.
Adapaun susunan kepengurusan BPD Periode 2018-2024
- Ketua : Tedi Sutardi
- Wakil Ketua : Asep Hidayat
- Sekretaris : Nunung Ratnaningsih
- Anggota : - Eda Widayati, S.Pd.
- Yan Suryana
- Nandang Solihin
- Ateng Suratman
- Agus Sofyan
- Taufik Hidayat S.E.
Untuk memperlancar kegiatan pemerintahan di desa Ganeas juga dibentuk beberapa organisasi kemasyarakatan. Salah satu yang memiliki peranan yang sangat menonjol dalam menunjang pemberdayaan perempuan adalah Tim Penggerak PKK yang susunan pengurusnya adalah sebagai berikut :
Ketua : Nunung
Dalam menjalankan roda pembangunan Kepala Desa Bersama unsur-unsur masyarakat telah Menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa tahun 2020-2026 yang diantaranya memuat Visi dan Misi Kepala Desa
- Visi
Berdasarkan kondisi saat ini dan tantangan yang akan dihadapi dalam 6 tahun mendatang serta dengan mempertimbangkan modal dasar yang dimiliki , maka visi Pembangunan Desa Ganeas yang “ INOVATIF, KREATIF, HANDAL, AGAMIS DAN SEJAHTERA” Visi tersebut dapat diringkas menjadi “ IKHLAS “ pada tahun 2026.
Inovatif Generasi Mudanya, Kreatif Ekonominya, Handal Aparatur Pemerintahan dan kelembagaanya, Agamis Masyarakatnya.
Inovatif adalah semangat yang tumbuh di kalangan generasi muda untuk senantiasa mencari terobosan dengan pemanfaatan teknologi dalam menjawab segala bentuk tantangan di tengah masyarakat
Kreatif Budaya yang tercipta di tengah tengah generasi muda yang selalu berkeinginan untuk berkreasi menciptakan terobosan dan inovasi dalam rangka mendorong kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Kreatif Masyarakat yang selalu berkeinginan untuk terus maju menciptakan terobosan dan memanfaatkan peluang untuk mendogngkrak taraf hidup yang lebih baik
Handal Sikap dan karakter yang tertanam dalam diri aparatur pemerintah dan kelembagaan desa yang selalu siap melayani kepentingan masyarakat dalam segala kondisi
Agamis Nilai dan karakter yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat yang didasari dari nilai-nilai luhur agama yang bersinergis dengan kearifan lokal.
- Misi
Misi disusun dalam rangka mengimplementasikan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam mewujudkan visi yang telah dipaparkan di atas. Rumusan misi merupakan penggambaran visi yang ingin dicapai dan menguraikan upaya-upaya apa yang harus dilakukan. Misi juga akan memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan. Oleh karena itu, untuk mewujudkan visi yang telah diuraikan akan ditempuh melalui lima misi pembangunan desa sebagai berikut:
- Misi Pertama : Membentuk sumber daya manusia yang memiliki kapabilitas dalam pemanfaatan teknologi.
- Misi Kedua : Mewujudkan sarana dan prasarana desa yang menunjang perekonomian masyarakat.
- Misi Ketiga : Mewujudkan pemerintahan desa yang jujur dan berwibawa dengan ditunjang profesionalitas perangkat desa dan sarana pelayanan memadai.;
- Misi Keempat : Menanamkan nilai-nilai luhur adat budaya setempat dan agama dalam kehidupan bermasyarakat;
- Misi Kelima : Meningkatkan cakupan pelayanan dasar masyarakat desa.
Selain acuan visi dan misi tersebut di atas dalam menjalankan roda pemerintahannya Desa Ganeas dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Intasnsi Pemerintah Desa dengan 3 indikataor capaian :
- Indek Kepuasan Masyarakat
- Penurunan Angka kemiskinan
- Konvergensi staunting.
Dalam mencapai indikator tersebut Desa Ganeas melakukan berbagai upaya diantaranya :
Untuk Meningkatkan Indek Kepuasan Masyarakat
- Pelayanan berbasiskan E-Government
- Peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa
- Sosialisasi alur proses pelayanan kepada masyarakat
Dalam upaya peningkatan cakupan konvergensi stunting Desa tertuang dalam kegiatan
- Penyelenggaraan Posyandu
- Pemberian Makanan Tambahan
- Pelatihan Kader Kesehatan
Untuk menurunkannagka kemiskinan dilaksanakan kegiatan
- Penguatan Modal BUMDesa
- Optimalisasi Pasar Desa
- Pembinaan dan Pendampingan Untuk UMKM
- Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Untuk Peningkatan Hasil Pertanian/ Perikanan dan Pternakan
Disamping itu pencapaian visi misi juga tergambar dalam beberapa kegiatan ini
- Pembinaan Majelis Taklim
- Pembinaan Kepemudaaan
- Penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan
Dalam rangka akselerasi pencapaian target kinerja yang tertuang dalam SAKIP Desa dan juga RPJMDesa tentu dibutuhkan terobosan-terobosan.
Upaya pemanfaatan teknologi dan semangat dalam berinovasi harus menjadi budaya yang tumbuh di masyarakat untuk memuluskan upaya transformasi digital.
Dalam bidang pemerintaha dari segi pelayanan publik Desa Ganeas telah terintegrasi dengan sitem yang diterapkan di tingkat kabupaten yaitu dengan adanya aplikasi WA Kepo dan E-Office Desa.
Jika melihat dari jumlah penduduk di banding dengan luas wilayah Desa Ganeas memiliki kepadatan penduduk yang sangat tinggi. Permasalahan lingkungan menjadi tantangan yang sangat berat termasuk dalam penanganan sampah.
Untuk mengatasinya kami sudah mengupayakan dalam bentuk pengelolaan sampah secara terpadu dengan mengadopsi system 3R (Reuse, Reduce dan Recycle)
Walaupun belum optimal dan juga memerlukan terobosan dan kerjasama yang terus menerus dari selueurh unsur masyarakat
Demikian upaya-upaya yang telah kami lakukan dalam mewujudkan “Ganeas Ikhlas” di Tahun 2026. Tentu saja masih terdapat hal yang harus diperbaiki akan tetapi dengan dorongan dan dukungan yang optimal dari para pemangku kebijakan di Kabupaten Sumedang upaya kami menjadi lebih ringan dan lebih terarah
- Nama Desa : Ganeas
- Tahun Pembentukan : 1812
- Dasar Hukum Pembentukan : -
- Nomor Kode Wilayah : 3211192001
- Nomor Kode Pos : 45356
- Kecamatan : Ganeas
- Kabupaten/Kota : Sumedang
- Provinsi : Jawa Barat
- DATA UMUM
- Tipologi desa (lingkari) : persawahan
- Perladangan
- Perkebunan
- Peternakan
- Nelayan
- pertambangan / galian
- kerajinan dan industri kecil
- industri sedang dan besar
- jasa dan perdagangan
- Tingkat Perkembangan Desa : Swakarya
- Luas Wilayah : 195,4 Ha
- Batas Wilayah:
- Sebelah Utara : Desa Bantarmara Kecamatan Cisarua
- Sebelah Selatan : Desa Sukawening Kecamatan Ganeas
- Sebelah Barat : Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas
- Sebelah Timur : Desa Sukaluyu Kecamatan Ganeas
- Orbitrasi (Jarak dari Pusat Pemerintahan):
- Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan : 1,5 Km.
- Jarak dari Pusat Pemerintahan Kota : 7 Km.
- Jarak dari kota/Ibukota Kabupaten : 7 Km.
- Jarak dari Ibukota Provinsi : 50 Km.
- Jumlah tanah bersertifikat : 1874 buah 165 Ha.
- Luas tanah kas desa : 11,3 Ha.
- 8. Jumlah Penduduk :4.695 Jiwa, 1.659 KK
- Laki-laki : 2.390 Jiwa
- Perempuan : 2.305 Jiwa
- 0-4 tahun : 235 Jiwa
5-6 tahun : 139 Jiwa
7-12 tahun : 428 Jiwa
13-15 tahun : 224 Jiwa
16-18 tahun : 228 Jiwa
19-55 tahun : 2.393 Jiwa
55 tahun ke atas : 1.283 Jiwa
- Pekerjaan/Mata Pencaharian
- Karyawan :
- Pegawai Negeri Sipil : 49
- TNI/Polri : 4
- Swasta : 251
- Wiraswasta/pedagang : 373 orang
- Petani : 61 orang.
- Tukang : 805 orang.
- Buruh Tani : 120 orang.
- Pensiunan : 41 orang.
- Nelayan : -
- Peternak : 16 orang.
- Jasa : 34 orang.
- Pengrajin : 8 orang.
- Pekerja seni : 28 orang.
- Lainnya : 2.162 orang.
- Tidak bekerja/penganggur :766 orang.
- Tingkat Pendidikan Masyarakat
- Lulusan pendidikan umum
- Belum Sekolah : 774 orang.
- Taman Kanak-kanak : 208 orang.
- Sekolah Dasar/sederajat Tamat SD : 1.467 orang.
- SLTP : 308 orang.
- SLTA : 465 orang.
- D1/ D2 : 7 orang.
- D3 : 24 orang.
- S1/PT : 72 orang.
- S2 : 5 orang.
- Lulusan pendidikan khusus :
- Pondok Pesantren : 36 orang.
- Pendidikan Keagamaan : 72 orang.
- Sekolah Luar Biasa : 12 orang.
- Kursus Keterampilan : 72 orang.
- Tidak lulus dan tidak sekolah :
- Tidak lulus : -
- Tidak bersekolah : -
- Jumlah Penduduk Miskin : 1.217 jiwa, 415 KK
(menurut standar BPS)
- U M R Kabupaten/Kota : Rp 3.139.275
- Sarana Prasarana :
- Kantor Desa : permanen
- Prasarana Kesehatan
- Puskesmas : tidak
- Poskesdes : 1. buah
- UKBM(posyandu, polindes) : 6 buah
- Prasarana Pendidikan
- Perpustakaan Desa : 1 buah
- Gedung Sekolah PAUD : ada 2 buah
- Gedung Sekolah TK : 2 buah
- Gedung Sekolah SD : 2 buah
- Gedung Sekolah SMP : - buah
- Gedung Sekolah SMA : - buah
- Gedung Perguruan Tinggi : - buah
- Prasarana Ibadah
- Mesjid : 7 buah
- Mushola : 2 buah
- Gereja : - buah
- Pura/Vihara/Kelenteng : - buah
- Prasarana Umum
- Olahraga : 10 buah
- Kesenian/budaya : 1 buah
- Balai pertemuan : 2 buah
- Sumur desa : 1 buah
- Pasar desa : - buah
- Lainnya : 8. buah